Kamis, 22 April 2021

Gunungkidul, Tempat yg Bikin Jatuh Hati saat Ramadhan

 Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Yogyakarta yang memiliki beraneka tempat wisata alam dan kuliner yang khas. Tempat ini merupakan salah satu lokasi yang amat saya rindukan dikala Ramadhan. Lokasinya yang asri dan sejuk masih sangat khas sekali dengan suasana pedesaan.


   Di bulan Ramadhan pun Gunungkidul tetap menjadi idola bagi para traveler karena bisa tetap travelling tanpa meninggalkan ibadah puasa. Beberapa lokasi wisata alam yang perlu banget kamu kunjungi saat berada di Gunungkidul, yaitu :

  • Pantai Baron
  • Pantai Ngobaran
  • Pantai Sundak
  • Pantai Kukup 
  • Gua Pindul
  • Gua Kalisuci
  • Gua Jomblang 
  • Gua Gelatik
  • Gua Seropan 
  • Gua Rancang Kencono
  • Gua Braholo
  • Pantai Ngrenehan
  • Pantai Gesing
  • Pantai Nguyahan
  • Pantai Jogan
  • Pantai Pok Tunggal
  • Air Terjun Sri Gethuk
  • Pantai Siung 
  • Gunung Nglanggeran
  • Tegalarum Adventure Park 
  • Embung Batara Sriten
  • Puncak Kosakora

Sebenarnya banyak sekali wisata alam yang belum disebutkan bahkan ada wisata alam yang belum diresmikan masih benar – benar alami. Jadi selama Ramadhan bisa dijadikan aktivitas travelling disiang hari.

    Saat berbuka puasa tiba pun tidak perlu bingung karena banyak pilihan wisata kuliner yang bisa kamu jelajahi menjelang waktu magrib. Beberapa wisata kuliner yang bisa dikunjungi selama di Gunungkidul, yaitu :

  • Sego abang Mbah Jirak / Lesehan Pari Gogo
  • Thiwul Yu Tum
  • Sate kambing Pak Turut
  • Ayam Goreng Pak Parman
  • RM Seger Waras
  • Ayam Goreng Sri Pendowo
  • Bakmi, Soto & Ayam Goreng Mbah Noto 
  • Soto Tan Proyek
  • RM Jawa Bu Sudar
  • Pondok Makan dan Pemancingan Sekar Kusuma

Masing – masing lokasi menghidangkan sajian yang khas Gunungkidul dan memiliki cita rasa yang hanya bisa ditemukan di kota ini. Maka buka puasamu akan semakin komplit dengan sajian khas Gunungkidul.

    Tidak hanya wisata alam dan kuliner yang menjadi unggulan di Gunungkidul tetapi ada beberapa hal yang membuatku rindu untuk menjalankan ibadah puasa disana seperti acara bebuka puasa Bersama di masjid dengan sajian menu takjil yang unik, solat tarawih berjamaah di temani suara percikan air sungai, dan suasana jalan pagi hari sesudah solat subuh yang biasa dilakukan oleh warga.
     Menjelang Lebaran pun suasananya lebih ramai lagi ketimbang puasa. Yang pasti ramai adalah suasana pasar dimana warga mempersiapkan hari lebaran. Selain itu ada tradisi yang tak bisa dihilangkan yaitu ziarah makam sebelum lebaran. Saling antar makanan saat malam takbiran serta ada takbir keliling kampung dengan membawa obor.
    Saat lebaran tiba pun warga akan berbondong – bondong sejak pukul enam pagi menuju ke lapangan untuk menjalankan ibadah sola tied berjamaah. Dilapangan itu banyak sekali warga dari beberapa desa sehingga banyak sekali akan jumpa sanak family dari desa yang berbeda.
     
    Suasana Ramadhan di Gunungkidul itulah yang membuatku rindu dan jatuh hati. Namun disaat pandemi pemerintah melarang mudik untuk kebaikan warga disana. Meskipun berat tetapi harus tetap dijalani karena protocol Kesehatan tersebut sangat disarankan demi kebaikan Bersama.
    Namun saya tidak cemas karena masih bisa berbagi kebahagian bersama kelurga di Gunungkidul dengan mengirimkan bingkisan seperti sembako, baju lebaran dan bahkan kue lebaran melalu ekpedisi JNE.
 

    JNE memastikan pelayanan pengiriman barang selama Ramadan dan Idulfitri akan tetap optimal meskipun dilakukan selama pembatasan sosial seiring pandemi Covid-19. JNE punya protokol untuk memastikan karyawan selalu diukur suhu tubuh, menggunakan masker dan cairan pembersih tangan, serta mengonsumsi multivitamin. Demikian juga jika customer datang ke counter akan menjalani prosedur yang sama. Untuk barang kiriman, selalu di semprot dengan cairan disinfektan untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19.
    JNE juga tetap melayani pengiriman barang ke seluruh wilayah di Indonesia meski saat ini terjadi pengurangan jumlah penerbangan. Selain itu, bisnis jasa pengiriman barang juga menjadi salah satu bidang usaha yang dikecualikan dari pembatasan sosial atas rekomendasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). 
    Bagi masyarakat yang tidak bisa melakukan ritual mudik menyambut hari raya, JNE memberikan layanan Pesona atau Pesanan Oleh-oleh Nusantara hasil kerja sama dengan 2000 usaha kecil kuliner di berbagai daerah dengan lebih dari 6000 varian makanan. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengirimkan oleh-oleh bagi kerabatnya di mana saja, tanpa harus melakukan mudik ke kampung halaman.
    Saat ini, JNE memiliki mitra kerja sama outlet sebanyak 6000 badan usaha yang tersebar di 7000 titik. Pihaknya masih membuka peluang kerja sama outlet dengan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha. Mitra hanya perlu menyiapkan badan hukum, lokasi, serta deposit, sedangkan JNE akan melakukan pelatihan SDM.
     
    Jadi, kita tak perlu lagi khawatir kerinduan kita akan kampung halaman dapat terobati berkat JNE yang siap mengantar parcel kita ke keluarga dikampung.

#JNE
#JNERamadhan2021

#BlogBerkahRamadhanAntarkanKebahagiaan #BahagiaBersama

 

 

 

0 komentar: